Thursday, June 13

Profil Oxford United: Klub Promosi Divisi Championship Naungan Erick Thohir

BERITA SEPUTAR DUNIA BOLA – Oxford United berhasil memastikan promosi ke Divisi Championship 2024/2025 setelah menyingkirkan Bolton dengan skor 2-0 di Stadion Wembley, London, pada Sabtu (18/5/2024). Promosi ini menjadi yang pertama kalinya bagi klub dalam 25 tahun terakhir. Klub yang kini dimiliki oleh pengusaha Indonesia, Anindya Bakrie dan Erick Thohir, ini telah menunjukkan performa luar biasa sejak diakuisisi pada tahun 2022.

Perjalanan Menuju Promosi

Oxford United bermain di League One Inggris sejak mayoritas sahamnya diakuisisi oleh Anindya Bakrie dan Erick Thohir. Di babak reguler, Oxford United finis di peringkat lima dengan 77 poin, hasil dari 22 kemenangan, 11 hasil seri, dan 13 kekalahan. Keberhasilan mereka promosi ke divisi kedua Liga Inggris tak lepas dari peran kedua pengusaha ini yang telah mencetak sejarah di tahun kedua kepemilikan mereka.

Sejarah Klub

Oxford United didirikan pada tahun 1893 dengan nama Headington United. Pada tahun 1960, nama klub berubah menjadi Oxford United untuk menarik lebih banyak penduduk kota Oxford. Klub ini mengalami masa kejayaan pada tahun 1983-1986 ketika berhasil melesat dari divisi ketiga ke kasta teratas Liga Inggris setelah menjuarai divisi tiga dan divisi dua secara beruntun. Puncak kejayaan tersebut adalah saat meraih gelar Piala Liga Inggris pada musim 1985-1986.

Era Modern dan Tantangan

Sayangnya, sejak era Premier League dimulai pada 1992, The Yellow—julukan Oxford United—lebih sering berkutat di divisi bawah. Mereka lebih banyak bermain di League One atau kasta ketiga Liga Inggris. Bahkan, pada musim lalu, mereka hampir terdegradasi dan finis di peringkat ke-19. Namun, dengan komitmen dan dukungan dari pemilik baru, Oxford United berhasil bangkit dan mencapai promosi yang sangat dinanti.

Peran Anindya Bakrie dan Erick Thohir

Anindya Bakrie dan Erick Thohir memainkan peran penting dalam kebangkitan Oxford United. Setelah mengakuisisi saham mayoritas klub pada 2022, mereka membawa visi dan investasi yang signifikan untuk mengembalikan kejayaan klub. Keduanya memiliki pengalaman dalam mengelola klub sepak bola, dengan Erick Thohir sebelumnya juga pernah memiliki saham di Inter Milan.

Fasilitas dan Infrastruktur

Stadion Kassam, yang menjadi markas Oxford United, adalah salah satu faktor pendukung keberhasilan klub. Dengan kapasitas lebih dari 12.500 penonton, stadion ini memberikan dukungan moral yang besar bagi para pemain. Selain itu, fasilitas latihan yang memadai juga membantu tim dalam mempersiapkan diri untuk kompetisi yang lebih tinggi di Divisi Championship.

Masa Depan Oxford United

Promosi ke Divisi Championship membuka babak baru bagi Oxford United. Tantangan di depan tentu tidak mudah, namun dengan dukungan manajemen, pemain, dan para penggemar, klub ini memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Anindya Bakrie dan Erick Thohir berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tim dan memastikan bahwa Oxford United bisa mempertahankan tempatnya di Championship, bahkan berambisi untuk naik ke Premier League di masa depan.

Kesuksesan ini bukan hanya prestasi olahraga, tetapi juga inspirasi bagi klub-klub lain di Indonesia dan menunjukkan bahwa dengan manajemen yang baik dan visi yang jelas, kejayaan bisa diraih kembali. Oxford United kini siap menghadapi tantangan baru dan menulis sejarah baru di Divisi Championship.

Dengan semua prestasi dan harapan ini, para penggemar The Yellow bisa optimis menyongsong musim depan. Promosi ini juga menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa hasil yang gemilang. Selamat untuk Oxford United dan seluruh pendukungnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *